Believe: The Ultimate Battle (2025)

Film perang biasanya menampilkan aksi besar dan strategi lapangan. Believe: The Ultimate Battle (2025) lebih memilih menyoroti perjuangan pribadi di balik seragam. Film ini menampilkan bagaimana ketidakhadiran ayah membentuk karakter anaknya menjadi sulit dan penuh konflik.
Sinopsis
Agus, seorang veteran TNI, meninggalkan putranya yang masih kecil. Tanpa bimbingan ayah, anak itu tumbuh menjadi anak yang tidak taat dan sering berkelahi. Lingkungan militer di sekitarnya justru membuatnya merasa terpinggirkan dan tidak dipahami.
Setelah meninggalnya Agus, putranya merasa terpaksa mengikuti jejak ayahnya dengan masuk militer. Di sana, ia harus menghadapi disiplin ketat dan mengenali nilai-nilai yang dulu diabaikannya. Perjalanan ini menjadi cara ia mencari identitas dan mengakui kesalahan masa lalu.
Pemeran
Film ini dibintangi oleh beberapa aktor berbakat:
- Ajil Ditto
- Wafda Saifan Lubis
- Marthino Lio
- Adinda Thomas
- Maudy Koesnaedi
Ulasan
Salah satu kekuatan film ini adalah akting Ajil Ditto yang berhasil menampilkan perubahannya dari anak liar menjadi tentara yang lebih dewasa. Ekspresi matanya saat mengingat ayahnya terlihat sangat alami dan menambah kedalam adegan emosional.
Namun, adegan aksi terasa terburu-buru dan kurang detail dalam menunjukkan taktik militer. Beberapa transisi antaradegan juga terasa tiba-tiba, sehingga alur cerita kadang sulit untuk diikuti dengan jelas.
Informasi Platform
Believe: The Ultimate Battle dirilis secara theatrical di Indonesia. Informasi distribusi resmi di Indonesia belum dikonfirmasi. Platform yang bisa dicek:
- Bioskop (cek jadwal CGV / XXI / Cinépolis)
- Netflix
- Disney+
- Vidio
- DVD / Blu-ray resmi
Pantau pengumuman resmi distribusi untuk jadwal tayang di Indonesia.
Kesimpulan
Film ini cocok untuk penonton yang menyukai drama keluarga dengan latar belakang militer. Yang menantikan aksi besar mungkin merasa kurang puas. Dengan rating 6/10, Believe: The Ultimate Battle (2025) layak ditonton untuk menyoroti aspek emosional daripada spektakel perang.

Komentar
Posting Komentar