Call of The Dead (2025)

Call of The Dead (2025) membangun suasana berbahaya dengan gaya storytelling yang perlahan, yang dipengaruhi oleh lokasi perumahan yang penuh tabu. Kesepian dan keencerahan berduri ketika putrinya, Yasmin, kembali hidup setelah dipakai di tanah yang dikutup. Atmosfer film ini tergantung pada kekuatan simbolik tanah yang berdampak pada hubungan keluarga.
Sinopsis
Cerita ini mengandung konflik personal dan kejahatan Supernatural. Alya, yang menghabiskan waktu bersama keluarga, mengalami kekacauan pasca kehilangan putrinya di kecelakaan. Ia memasuki tanah hantu di rumah neneknya, tempat Yasmin diburu. Keputusaan ini melukiskan kesedih-hati dan ketakutan nyata.
Konflik utama film berputar pada ketegangan antara harapan Ayla untuk meredeem putrinya dan kekurangan nyata. Putrinya yang telah dikutup kini menjadi ancaman fisik, memaksa Ayla menghadapi realitas yang tidak bisa dieludikan. Penyebabnya terletak pada tabu yang tidak diketahui sebelumnya di tanah yang dipilih.
Pemeran
Film ini dibintangi oleh beberapa aktor berbakat:
- Nirina Zubir
- Nugie
- Mutia Datau
- Septian Dwicahyo
- Firzanah Alya
Ulasan
Kecerdasan Nirina Zubir dalam mengekspresikan trauma Ayla adalah kekuatan utama. Performa kuenya menyentuh penonton dengan realisme yang tidak terlalu dramatis, terutama dalam scène yang melibatkan interaksi dengan putrinya yang telah hidup. Keterbatasan film ini terletak pada ketegangan yang terlalu mendadak, yang membuat narasi terasa kaku di beberapa bagian.
Informasi Platform
Call of The Dead dirilis secara theatrical di Indonesia. Informasi distribusi resmi di Indonesia belum dikonfirmasi. Platform yang bisa dicek:
- Bioskop (cek jadwal CGV / XXI / Cinépolis)
- Netflix
- Disney+
- Vidio
- DVD / Blu-ray resmi
Pantau pengumuman resmi distribusi untuk jadwal tayang di Indonesia.
Kesimpulan
Call of The Dead (2025) mungkin disukai oleh penonton yang tertarik dengan horror simbolik dan drama keluarga yang mendalam. Namun, dengan rating 4/10, film ini mungkin terasa kurang memikat bagi yang mengharapkan gaya storytelling yang lebih intens atau inovatif. Rekomendasi untuk yang ingin menonton film dengan pesan spiritual yang hangat, meski kekurangannya dalam eksekusi teknis tetap terasa.

Komentar
Posting Komentar