The Ugly Stepsister (2025)

Elvira tidak hanya ingin menjadi cantik, dia merasa harus membuktikan nilai dirinya dalam dunia yang hanya menghargai penampilan. Setiap cermin yang dilihatnya menjadi pengingat betapa sulitnya bersaing dengan Agnes yang keindahannya hampir sempurna. Ketika kesempatan untuk memikat Panger tiba, keputusannya tidak lagi tentang kecantikan saja, tapi tentang mencari tempat yang layak dia dihargai.
Sinopsis
Dalam kerajaan dongeng yang indah di luar namun kilat di dalam, kecantikan diperlakukan seperti uang keras yang menentukan nilai seseorang. Elvira tinggal di sisi Agnes yang tidak hanya memiliki wajah yang memukau tetapi juga didukung sistem yang menguntungkan penampilan sempurna.
Elvira berjuang dengan cara yang semakin ekstrem, dari rutinitas perawatan yang menyakitkan hingga pertimbangan yang menguji batas moralnya. Konfliknya bukan hanya tentang memenangkan hati Panger, tapi tentang apakah dia masih bisa mengenali dirinya sendiri setelah semua yang dia lakukan.
Pemeran
Film ini dibintangi oleh beberapa aktor berbakat:
- Lea Myren
- Ane Dahl Torp
- Thea Sofie Loch Næss
- Flo Fagerli
- Isac Calmroth
Ulasan
Salah satu kekuatan film adalah penggunaan visual yang kontras untuk menunjukkan perbedaan dunia dalam dan luar. Pakaian, cahaya, dan desain set beralih dari warna pastel lembut di istana ke ton gelap dan mengerikan ketika Elvira berada di kamar perawatan yang menakutkan.
Namun, adegan adegan komedi terkadang terpaksa masuk, mengalihkan fokus dari nuansa horor psikologis yang sebenarnya lebih menarik. Ini membuat alur terasa tidak konsisten, terutama ketika tiba-tiba beralih dari adegan penuh tekanan ke lelucon yang tidak selalu terkait dengan konflik utama.
Informasi Platform
The Ugly Stepsister dirilis secara theatrical di beberapa negara. Informasi distribusi resmi di Indonesia belum dikonfirmasi. Platform yang bisa dicek:
- Bioskop (cek jadwal CGV / XXI / Cinépolis)
- Netflix
- Disney+
- Vidio
- DVD / Blu-ray resmi
Pantau pengumuman resmi distribusi untuk jadwal tayang di Indonesia.
Kesimpulan
Penonton yang menyukai adaptasi dongeng dengan balikan gelap dan Kritik sosial akan menikmati film ini, terutama yang menyoroti tekanan kecantikan pada perempuan. Dengan rating 7.3/10, film ini layak ditonton bagi yang mencari sesuatu yang berbeda dari versi tradisional, meski mungkin kurang cocok untuk yang mengharapkan horor murni atau komedi yang konsisten.

Komentar
Posting Komentar